Routing Dinamis (RIP, OSPF)

Routing Dinamis (RIP, OSPF)

Februari, 17 - 02 - 2025 

Oleh :Khoirun Nadhirin

1.Pengertian Routing Dinamis

    
Menurut Budiman Hendry Rudolep Routing dynamic adalah routing yang dilakukan oleh router dengan cara membuat jalur  komunikasi data secara otomatis sesuai dengan pengaturan yang dibuat. Jika ada  perubahan topologi di dalam jaringan, maka router akan otomatis membuat jalur  routing yang baru. Routing dynamic ini berada pada lapisan network layer jaringan komputer dalam  TCP/IP Protocol Suites. Routing dynamic juga merupakan routing protocol yang  digunakan untuk menemukan network serta untuk melakukan update routing table pada  router.

    Menurut Agus Prihanto Dynamic Routing (Router Dinamik)  adalah sebuah router yang memiliki dan membuat tabel routing secara otomatis, dengan mendengarkan lalu lintas jaringan dan juga dengan saling berhubungan antara router lainnya. Protokol routing mengatur router-router sehingga dapat berkomunikasi satu dengan yang lain dan saling memberikan informasi satu dengan yang lain dan saling memberikan informasi routing yang dapat mengubah isi tabel forwarding, tergantung keadaan jaringannya.

    Dari beberapa pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa routing dinamis merupakan metode routing yang memungkinkan router secara otomatis membuat dan memperbarui jalur komunikasi data dalam jaringan berdasarkan perubahan topologi yang terjadi . Routing dinamis lebih fleksibel dibandingkan routing statis karena dapat menyesuaikan jalur komunikasi tanpa konfigurasi manual.

2.Routing Dinamis (OSPF)

    Menurut Citra Open Shortest Path First (OSPF) adalah sebuah protokol routing otomatis (Dynamic Routing) yang mampu menjaga, mengatur dan mendistribusikan informasi routing antar network mengikuti setiap perubahan jaringan secara dinamis. Pada OSPF dikenal sebuah istilah Autonomus System (AS) yaitu sebuah gabungan dari beberapa jaringan yang sifatnya routing dan memiliki kesamaan metode serta policy pengaturan network, yang semuanya dapat dikendalikan oleh network administrator. Dan memang kebanyakan fitur ini diguakan untuk management dalam skala jaringan yang sangat besar.

    Menurut Resa Risyan OSPF (Open Shortest Path First) merupakan sebuah routing protokol berjenis IGRP (InteriorGateway Routing Protocol) yang hanya dapat bekerja dalam jaringan internal suatu ogranisasi atau perusahaan. Jaringan internal maksudnya adalah jaringan di mana kalian masih memiliki hak untuk menggunakan, mengatur, dan memodifikasinya. Selain itu, OSPF juga merupakan routing protokol yang berstandar terbuka. Maksudnya adalah routing protokol ini bukan ciptaan dari vendor manapun.

    Dari beberapa pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa OSPF merupakan protokol routing dinamis yang digunakan untuk mengatur, mendistribusikan, dan memperbarui informasi routing dalam jaringan secara otomatis .OSPF bekerja dalam lingkup jaringan internal (Interior Gateway Routing Protocol/IGRP) dan banyak digunakan dalam skala jaringan besar karena kemampuannya menyesuaikan perubahan topologi secara efisien.

3.Konfigurasi 



  Labtop 1     

Router 1





Labtop 2
    Router 2






Router 3





4.Kelebihan OSPF

1.Skalabilitas : OSPF dirancang untuk mengelola jaringan yang besar dan kompleks. Dengan adanya pembagian area, OSPF memungkinkan jaringan untuk dikelompokkan menjadi area-area yang lebih kecil, sehingga mengurangi kompleksitas dan overhead routing.

2.Kecepatan Konvergensi : OSPF menggunakan algoritma Dijkstra yang efisien dalam menghitung jalur terpendek. Ketika terjadi perubahan topologi atau kegagalan, OSPF secara cepat melakukan perhitungan ulang jalur terpendek dan menyebarkan informasi routing ke seluruh jaringan. 

3.Pemulihan Otomatis : OSPF memiliki kemampuan pemulihan otomatis yang kuat. Jika terjadi perubahan topologi atau kegagalan pada link atau router, OSPF akan secara otomatis mendeteksi perubahan tersebut dan melakukan perhitungan ulang jalur terpendek.

4.Traffic Engineering : OSPF mendukung pengaturan traffic engineering yang lebih kompleks dalam jaringan. Melalui penggunaan area dan kemampuan mengatur metrik, OSPF memungkinkan administrator jaringan untuk mengarahkan lalu lintas secara spesifik melalui jalur yang diinginkan. 

5.Keamanan : SPF memiliki fitur keamanan yang kuat. Dengan adanya autentikasi pesan OSPF, hanya router yang memiliki autentikasi yang valid yang dapat berpartisipasi dalam OSPF. 


5.Routing Dinamis (RIP)

    Menurut Kuas Kate Routing Information Protocol (RIP) adalah protokol vektor jarak yang menggunakan hop count sebagai metrik utamanya. RIP mendefinisikan bagaimana router harus berbagi informasi saat memindahkan lalu lintas di antara sekelompok jaringan area lokal yang saling terhubung. Di perusahaan, Open Shortest Path First ( OSPF ) routing telah menggantikan RIP sebagai Interior Gateway Protocol yang paling banyak digunakan.

    Menurut anotherorion RIP menggunakan algoritma Bellman-Ford untuk menghitung jalur terbaik menuju tujuan. Setiap router yang terhubung dalam jaringan RIP akan bertukar informasi routing secara periodik. Informasi ini mencakup tabel routing yang berisi daftar tujuan, hop count (jumlah hop), dan alamat gateway (next hop) untuk setiap tujuan. Setiap router dalam jaringan RIP mengirimkan paket RIP update secara berkala ke router tetangga untuk memperbarui tabel routing. Ketika router menerima paket RIP update, ia akan memeriksa informasi tersebut dan memperbarui tabel routingnya jika ada perubahan yang lebih baik atau baru.

    Dari beberapa pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa RIP merupakan protokol routing vektor jarak yang menggunakan hop count sebagai metrik utama untuk menentukan jalur terbaik dalam jaringan . RIP bekerja dengan menggunakan algoritma Bellman-Ford untuk menghitung rute optimal dan secara berkala menyebarkan informasi routing dengan router tetangga .

6.Konfigurasi

Labtop 1
      Router 1






Labtop 2
     Router 2









Router 3 






7.Kelebihan RIP 

  • Menggunakan metode Triggered Update.
  • RIP memiliki timer untuk mengetahui kapan router harus kembali memberikan informasi routing.
  • Jika terjadi perubahan pada jaringan, sementara timer belum habis, router tetap harus mengirimkan informasi routing karena dipicu oleh perubahan tersebut (triggered update).
  • Mengatur routing menggunakan RIP tidak rumit dan memberikan hasil yang cukup dapat diterima, terlebih jika jarang terjadi kegagalan link jaringan.


Daftar Pustaka :

Rudolep,Hendry,Budiman. ____ .Routing Dynamic: Pengertian, jenis, dan cara kerjanya
https://www.idn.id/routing-dynamic/
Diakses Pada 18 Februari 2025 Pukul 08.00

Prihanto, Agus. ____ .DINAMIK PERUTERAN
https://cogierb201.wordpress.com/jaringan-komputer/routing-dinamik/
Diakses Pada 18 Februari 2025 Pukul 08.12

Kate, Kuas. ____.  Definisi Protokol Informasi Perutean (RIP)
https://www.techtarget.com/searchnetworking/definition/Routing-Information-Protocol
Diakses Pada 18 Februari 2025 Pukul 08.16

Citraweb. 2015 .Konfigurasi Dasar OSPF
https://citraweb.com/artikel/154/#:~:text=Open%20Shortest%20Path%20First%20%28OSPF%29%20adalah%20sebuah%20protokol,antar%20network%20mengikuti%20setiap%20perubahan%20jaringan%20secara%20dinamis
Diakses Pada 18 Februari 2025 Pukul 08.23

Resa, Risyan. 2020 .Pengertian OSPF: Cara Kerja Dan Karakteristik
https://www.monitorteknologi.com/pengertian-ospf/
Diakses Pada 18 Februari 2025 Pukul 08.25

Anotheriorion. 2023 .Pengenalan tentang Routing Information Protocol (RIP)
https://anotherorion.com/pengenalan-tentang-routing-information-protocol-rip/
Diakses Pada 18 Februari 2025 Pukul 08.28


#Promeker43 #Atswa43

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Akses (Winbox, Webfig, Ssh) Mikrotik

Queue (Simple, Parent Child)